Tuesday, 13 August 2013
Diagnosa LAN - tcp ip port / port komunikasi
Posted by
Erlangga Kiswara,
on
08:07
Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme
yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan
komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan
aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP.
Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah
server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien
dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali
dengan angka 16-bit (dua byte) yang disebut
dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol
transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan Port
UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk
setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.
Dilihat dari penomorannya, port UDP dan TCP dibagi menjadi
tiga jenis, yakni sebagai berikut:
- Well-known Port: yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port, selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama, dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada pada masa depan. Well-known portdidefinisikan dalam RFC 1060.
- Registered Port: Port-port yang digunakan oleh vendor-vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan beberapa port di antaranya adalah Dynamically Assigned Port.
- Dynamically Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.
Diagnosa LAN - Protokol
Posted by
Erlangga Kiswara,
on
07:40
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang
mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan,komunikasi,
dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
Protokol dapat diterapkan padaperangkat
keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya.
Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis,
untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan
perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana
standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan
jangka panjang.
Sangat susah untuk menggeneralisir protokol
dikarenakan protokol memiliki banyak variasi di dalam tujuan penggunaanya.
Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:
- Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
- Melakukan metode "jabat-tangan" (handshaking).
- Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
- Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
- Bagaimana format pesan yang digunakan.
- Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
- Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya
- Mengakhiri suatu koneksi.
Untuk memudahkan memahami Protokol, kita mesti mengerti Model OSI.
Dalam Model OSI terdapat 7 layer dimana masing-masing layer mempunyai jenis
protokol sesuai dengan peruntukannya.
Diagnosa LAN - Enkapsulasi & Dekapsulasi
Posted by
Erlangga Kiswara,
on
07:32
Enkapsulasi adalah sebuah proses menambahkan header dan
trailer atau melakukan pemaketan pada sebuah data. Dengan enkapsulasi data
menjadi memiliki identitas.
Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada
lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan
yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh
protokol tersebut. Dalam OSI Reference Model, proses enkapsulasi yang terjadi
pada lapisan terendah umumnya disebut sebagai "framing". Beberapa
jenis enkapsulasi lainnya antara lain:
1) Frame Ethernet yang melakukan enkapsulasi terhadap
datagram yang dibentuk oleh Internet Protocol (IP), yang dalam datagram
tersebut juga melakukan enkapsulasi terhadap paket data yang dibuat oleh
protokol TCP atau UDP. Data yang dienkapsulasi oleh protokol TCP atau UDP
tersebut sendiri merupakan data aktual yang ditransmisikan melalui jaringan.
2) Frame Ethernet yang dienkapsulasi ke dalam bentuk frame
Asynchronous Transfer Mode (ATM) agar dapat ditransmisikan melalui backbone
ATM.
Lapisan data-link dalam Model Referensi OSI merupakan
lapisan yang bertanggung jawab dalam melakukan enkapsulasi atau framing data
sebelum dapat ditransmisikan di atas media jaringan (kabel, radio, atau cahaya).
Dalam teknologi jaringan Local Area Network (LAN), hal ini dilakukan oleh
Carrier sense multiple access with collision detection (CSMA/CD) untuk jaringan
Ethernet; token-passing untuk jaringan Token Ring, dan lain-lain.
Sedangkan Dekapsulasi adalah Proses pemisahan header IP
terluar pada paket yang datang, sehingga datagram yang ditumpangkan itu dapat
diakses dan dapat dikirimkan ke tujuan yang sebenarnya. Dekapsulasi merupakan
kebalikan dari enkapsulasi.
Diagnosa LAN - Model Referensi
Posted by
Erlangga Kiswara,
on
07:28
Dalam materi ini, Model Referensi dibagi menjadi 2
1. Model Referensi OSI
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI
2. Model Referensi DARPA TCP IP
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Model_DARPA
1. Model Referensi OSI
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI
2. Model Referensi DARPA TCP IP
Model Referensi DARPA atau DARPA Reference Mode adalah
sebuah referensi protokol jaringan yang digunakan oleh protokol TCP/IP yang
dibuat oleh DARPA. Model referensi ini mirip dengan OSI Reference Model, di
mana setiap lapisan yang ada di bawah menyediakan layanan untuk lapisan yang
berada di atasnya, dan lapisan yang ada di atas menggunakan layanan untuk
lapisan yang ada di bawahnya.
Berbeda dengan model referensi OSI yang memiliki tujuh
lapisan, model referensi ini hanya memiliki empat lapisan, yakni lapisan
aplikasi (application layer), lapisan antar host (host-to-host layer), lapisan
internetwork (internetworking layer), dan lapisan antarmuka jaringan (network
interface layer). Keempat lapisan tersebut secara umum kompatibel dengan model
referensi OSI, meski tidak dapat dipetakan dengan sempurna. Lapisan sesi
(session layer) dalam model referensi OSI, sebagai contoh, tidak dapat
dipetakan secara langsung dengan DARPA Model. Selain itu, beberapa protokol
juga "keluar jalur" dengan menggunakan lebih dari satu lapis.
Model ini dinamai begitu mengingat badan yang mengembangkan
TCP/IP adalah DARPA (United States Defense Advanced Research Project Agency)
pada kisaran dekade 1970-an dan 1980-an. Disebut juga sebagai TCP/IP Model, atau
Internet Model.
Diagnosa LAN - Komunikasi
Posted by
Erlangga Kiswara,
on
06:03
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
Sistem Komunikasi Data
Sistem komunikasi data
adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk
mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program, mengakses basis data,
melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehingga semua
fasilitas berada pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi yang
terpisah.
Keuntungan Komunikasi Data :
a. Pengumpulan dan persiapan data
Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu).
b. Pengolahan data
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efesiensi).
c. Distribusi
Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.
Tujuan Komunikasi Data :
a. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain;
b. Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use);
c. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi;
d. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer;
e. Mengurangi waktu untuk pengolahan data;
f. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan);
g. Mempercepat penyebarluasan informasi.
Komponen Sistem Komunikasi data :
1. message : Data yang dikomunikasikan.
2. sender : Alat yang digunakan untuk mengirimkan message.
3. receiver : Alat yang dituju oleh sender dan menerima message.
4. medium : Media transmisi sebagai perantara untuk mengantarkan message dari sender ke receiver.
5. protocol : Sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi.
Sistem Komunikasi Data
Kali ini saya akan posting tentang Sistem komunikasi data.
Artikel ini saya buat untuk memenuhi tugas pra KBM Diagnosa LAN. Semoga artikel
ini membantu bagi pembaca dan semoga artikel ini bisa membuat nilai saya bagus.
Amiin. Aduh jadinya malah muter - muter nih langsung aja..
Keuntungan Komunikasi Data :
a. Pengumpulan dan persiapan data
Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu).
b. Pengolahan data
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efesiensi).
c. Distribusi
Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.
Tujuan Komunikasi Data :
a. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain;
b. Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use);
c. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi;
d. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer;
e. Mengurangi waktu untuk pengolahan data;
f. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan);
g. Mempercepat penyebarluasan informasi.
Komponen Sistem Komunikasi data :
1. message : Data yang dikomunikasikan.
2. sender : Alat yang digunakan untuk mengirimkan message.
3. receiver : Alat yang dituju oleh sender dan menerima message.
4. medium : Media transmisi sebagai perantara untuk mengantarkan message dari sender ke receiver.
5. protocol : Sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi.
Jenis Komunikasi :
1. Simplex : Komunikasi satu arah contohnya radio
2. Half Duplex : Komunikasi dua arah namun secara
bergantian. Contoh Walky Talky
3. Full Duplex : Komunikasi dua arah dan berlangsung
bersamaan. Contoh Handphone
Sunday, 28 July 2013
Saturday, 1 December 2012
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)


